In-House Training Practical Problem Solving to Improve Productivity for PT Hitachi Construction Machinery Indonesia 14 - 15 Janurai 2026
Bekasi, 15 Januari 2026 – Q.One Consulting kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan In House Training Practical Problem Solving to Improve Productivity yang berlangsung pada 14–15 Januari 2026 di Bekasi. Program pelatihan ini diikuti oleh 11 peserta dari PT Hitachi Construction Machinery Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam menyelesaikan permasalahan secara sistematis sekaligus mendorong budaya continuous improvement di lingkungan kerja.
Pelatihan ini dirancang khusus bagi Planner, Foreman, Senior Staff, dan Group Leader agar memiliki kompetensi problem solving yang terstruktur. Dalam industri manufaktur, kemampuan menganalisis akar penyebab masalah dan mengambil keputusan berbasis data merupakan salah satu kompetensi manajerial yang sangat penting untuk menjaga kualitas produk, meningkatkan produktivitas, serta mendukung pencapaian target operasional perusahaan.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep Quality Management, Continuous Improvement, serta penerapan metode PDCA (Plan–Do–Check–Act) sebagai kerangka kerja utama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di tempat kerja. Materi disusun secara sistematis mulai dari identifikasi masalah, analisis situasi, pengumpulan dan analisis data, penetapan target perbaikan, identifikasi akar penyebab, penyusunan rencana tindakan, implementasi solusi, evaluasi hasil, hingga standardisasi proses agar permasalahan tidak terulang kembali.
Pada tahap Plan, peserta mempelajari cara menentukan tema prioritas berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Mereka dibekali kemampuan melakukan analisis data, memahami tren permasalahan, mengukur dampak terhadap kualitas maupun produktivitas, serta menetapkan target perbaikan yang realistis. Selanjutnya, peserta mempraktikkan teknik Root Cause Analysis menggunakan Fishbone Diagram (Ishikawa) dan metode 5 Why Analysis untuk menemukan akar penyebab masalah secara objektif berdasarkan fakta dan data.
Memasuki tahap Do, peserta menyusun rencana penanggulangan berdasarkan prioritas masalah kemudian melakukan simulasi implementasi tindakan perbaikan. Seluruh solusi yang dihasilkan mempertimbangkan efektivitas penggunaan sumber daya, koordinasi antar tim, serta dampaknya terhadap peningkatan produktivitas. Pada tahap Check, peserta mempelajari teknik mengevaluasi hasil implementasi, membandingkan kondisi sebelum dan sesudah perbaikan, serta menyusun standar kerja baru agar hasil improvement dapat dipertahankan secara konsisten.
Tahapan terakhir, yaitu Act, berfokus pada evaluasi dan monitoring implementasi PDCA secara berkelanjutan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya membangun budaya continuous improvement melalui sistem monitoring, standardisasi proses, mekanisme evaluasi berkala, hingga penyusunan reward system yang mampu mendorong keterlibatan seluruh karyawan dalam kegiatan improvement. Pendekatan tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan di sektor manufaktur.
Selain membahas metode PDCA, pelatihan juga mengangkat konsep Cost of Quality, evolusi sistem mutu mulai dari Inspection, Quality Control, Quality Assurance, hingga Total Quality Management (TQM). Peserta memahami bahwa semakin cepat suatu penyimpangan ditemukan pada sumbernya, maka biaya kegagalan (failure cost) dapat ditekan secara signifikan. Konsep ini memperkuat kesadaran bahwa kualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab bagian Quality, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh fungsi dalam organisasi.
Dengan metode pembelajaran yang mengombinasikan presentasi interaktif, studi kasus industri, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik penyelesaian masalah nyata, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan tantangan operasional sehari-hari. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mampu menjadi agen perubahan yang aktif dalam menciptakan proses kerja yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan produktivitas.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Organization Development, Human Resource Consulting, dan Corporate Training, Q.One Consulting terus menghadirkan program-program pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk membantu perusahaan meningkatkan kompetensi SDM dan daya saing organisasi.
Bagi perusahaan yang ingin menyelenggarakan In House Training Practical Problem Solving, PDCA Problem Solving, Root Cause Analysis, Continuous Improvement, Leadership Development, maupun program pengembangan kompetensi lainnya, silakan mengisi formulir permintaan pelatihan melalui:
https://qoneconsulting.co.id/web/contact_us
#QOneConsulting #PracticalProblemSolving #ProblemSolving #PDCA #ContinuousImprovement #QualityManagement #RootCauseAnalysis #FiveWhy #FishboneDiagram #ProductivityImprovement #OperationalExcellence #ManufacturingTraining #LeadershipDevelopment #PeopleDevelopment #CorporateTraining #InHouseTraining #HumanResources #OrganizationDevelopment #PTHitachiConstructionMachineryIndonesia #BekasiTraining
