Program In-House Training

Practical Problem Solving in the Manufacturing Industry

Program 2 hari yang membekali Planner, Foreman, Senior Staff, dan Group Leader di industri manufaktur untuk mengidentifikasi masalah, menelusuri akar penyebab, serta merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi, guna meningkatkan produktivitas.

2 HariWorkshop intensif di perusahaan Anda
6 ChapterMateri problem solving, dari overview hingga evaluasi
5 TahapProblem solving, masing-masing dengan workshop terbimbing
55+Perusahaan telah menggelar in-house training bersama Q.One Consulting
Peserta pulang membawa rumusan masalah SMART, rencana solusi 5W2H, hingga laporan evaluasi dari kasus nyatanya.
Apakah situasi ini

Menguras pikiran Anda?

Masalah industri manufaktur yang sering menjadi isu pimpinan Staff, Foreman, Group Leader, hingga Supervisor, berdasarkan pengamatan Q.One Consulting.

Kompetensi Problem Solving

Sering terjadi permasalahan yang seharusnya selesai pada posisinya, akan tetapi kerap eskalasi ke pimpinan.

Perumusan Masalah yang Terukur

Masalah didefinisikan dengan pengumpulan data yang sederhana, sehingga sulit dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan.

Kompetensi Analisa Masalah

Keputusan yang diambil belum berdasarkan hasil analisa yang kuat, meskipun telah menggunakan metode problem solving tertentu.

Rencana Perbaikan

Lemahnya menyusun perencanaan kerja dengan PDCA yang berbasis pencapaian hasil kerja dan peningkatan perilaku kompetensi problem solving.

Monitoring dan Evaluasi

Lemahnya kompetensi menjadi seorang coach dan mentor saat implementasi improvement yang bersifat periodik.

Perbaikan Berkelanjutan

Efektivitas perbaikan belum optimal dan terkadang tidak ada tindak lanjut, sehingga masalah muncul kembali.

Analisa Penyebab

Masalah sudah diperbaiki, kenapa terus berulang?

"Mengapa masalah yang sama terus muncul di lantai produksi, padahal sudah berkali-kali diperbaiki?"

Uji cepat problem solving tim Anda

Bisakah Anda menjawab "ya" untuk pertanyaan berikut?

? Deviasi terdeteksi dengan membandingkan kondisi aktual dan standar?
? Masalah dan targetnya dirumuskan secara SMART?
? Akar penyebab ditelusuri, bukan berhenti di gejala?
? Rencana solusi disusun dengan 5W2H dan prioritas yang jelas?
? Memiliki perilaku kompetensi problem solving sesuai dengan level jabatannya?
? Hasil perbaikan dievaluasi dan ada rencana tindak lanjut?
Ada yang "belum"? Kemampuan problem solving tim perlu dibangun.
JAWABANNYA

Yang diperbaiki gejalanya, bukan akar penyebabnya

  • Langsung lompat ke solusi tanpa rumusan masalah
  • Target perbaikan tidak spesifik dan tidak terukur
  • Gejala dianggap sebagai akar penyebab
  • Rencana dan implementasi tidak terkelola
  • Hasil tidak dievaluasi dan tidak ditindaklanjuti
Akibatnya, tim sibuk memadamkan masalah yang terus berulang, dan target produktivitas sulit dicapai secara konsisten.
Q.One Consulting hadir memberikan solusi
Exclusive 2 Days In-House Training Program

Practical Problem Solving in the Manufacturing Industry

Bangun kompetensi problem solving secara praktis dan sistematis, untuk mendeteksi deviasi dan menuntaskan akar masalah, melalui 6 chapter dan 5 workshop yang langsung dipraktikkan.

2 HariWorkshop intensif in-house
6 Chapter5 workshop aplikatif
Problem Solving to Improve Productivity
Problem Solving Mendeteksi deviasi dan menuntaskannya sampai ke akar
1–2
Tahap 1–2 · Identify & Analyze Rumusan masalah SMART & akar penyebab
3–4
Tahap 3–4 · Plan & Implement Rencana solusi 5W2H & implementasi
5
Tahap 5 · Evaluate Evaluasi hasil & rencana tindak lanjut
Tentang Program

Apa itu training Practical Problem Solving in the Manufacturing Industry?

Problem Solving

Proses sistematis mengidentifikasi masalah, menelusuri akar penyebabnya, lalu merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi, agar masalah yang sama tidak terulang.

Masalah

Ketidaksesuaian antara kondisi aktual (realita) dengan standar yang ditetapkan, diukur dengan parameter tertentu.

Training ini

Workshop 2 hari berbasis Competency Based Training (CBT): 6 chapter dan 5 workshop terbimbing, dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil perbaikan.

Konsep & Tools yang Dipelajari
Kualitas
Siklus PDCA
Improvement
Target SMART
Deviasi vs Standar
Root Cause Analysis
5W2H
Rencana Tindak Lanjut
5 Tahap Problem Solving
Tahap 1–2 Identifikasi masalah & akar penyebab
Tahap 3–4 Rencana & implementasi solusi
Tahap 5 Evaluasi & tindak lanjut
Tentang Program

Menuntaskan Masalah dengan 5 Tahap Problem Solving

Cuplikan materi: lima tahap yang membawa masalah dari deviasi terhadap standar hingga perbaikan yang terbukti efektif.

Tahap problem solving Output Aktivitas
01 · Problem Identification & Theme Rumusan masalah SMART Mendeteksi dan mengidentifikasi ketidaksesuaian antara kondisi aktual dan standar, dengan parameter tertentu
02 · Root Cause Analysis Akar penyebab masalah Menelusuri penyimpangan dan akar penyebab yang menimbulkan masalah, agar tidak terulang kembali
03 · Solving Planning Rencana solusi Menyusun rencana perbaikan dengan konsep 5W2H terhadap akar penyebab yang telah ditemukan
04 · Solving Implementation Laporan implementasi Melaksanakan rencana perbaikan dengan mengelola sumber daya, waktu, dan koordinasi tim
05 · Solving Evaluation Laporan evaluasi Menilai efektivitas perbaikan, memastikan masalah tidak terulang, dan menyusun rencana tindak lanjut

Workshop di kelas: peserta membawa masalah nyata dari area kerjanya dan mengerjakannya tahap demi tahap dalam 5 workshop.

Mengapa Penting

Mengapa Practical Problem Solving penting?

Problem solving yang sistematis menjawab keenam keresahan sekaligus.

Deviasi Terdeteksi Dini

Kondisi aktual dibandingkan dengan standar, sehingga masalah dikenali secara objektif sebelum membesar.

Masalah Terumus SMART

Masalah dan target pemecahannya spesifik dan terukur, sehingga prioritas perbaikan jelas.

Akar Masalah Tuntas

Sumber masalah yang mendasar ditemukan, bukan hanya gejala permukaannya.

Practical Problem Solver

Rencana Perbaikan Matang

Rencana tindakan realistis, terukur, dan sesuai prioritas, disusun dengan konsep 5W2H.

Implementasi Efektif

Sumber daya, waktu, dan koordinasi tim dikelola optimal hingga perbaikan tuntas dijalankan.

Perbaikan Berkelanjutan

Efektivitas dinilai, masalah dipastikan tidak terulang, dan peluang perbaikan baru teridentifikasi.

Rekam Jejak

Teruji di lantai produksi

Q.One Consulting telah menyelenggarakan in-house training di lebih dari 55 perusahaan, mayoritas di kawasan industri Bekasi dan Karawang.

Suasana in-house training Practical Problem Solving 15+ tahun Q.One Consulting konsisten fokus pada Training & HR Consulting, sejak November 2010.
55+ perusahaan telah menggelar in-house training bersama Q.One Consulting.
Sebaran berdasarkan kawasan industri
  • MM2100 · Bekasi 20
  • EJIP · Bekasi 11
  • KIIC · Karawang 9
  • Suryacipta · Karawang 6
  • GIIC · Bekasi 3
  • Indotaisei · Karawang 2
  • Lainnya* 4

*Karawang, Jakarta & multi-kota, dan Medan. Sumber: daftar referensi in-house training Q.One.

Benefit Program

Transformasi setelah mengikuti In-House Training Practical Problem Solving in the Manufacturing Industry

Bagi peserta

  1. 1Mendeteksi deviasi sejak dini dengan membandingkan kondisi aktual dan standar
  2. 2Merumuskan masalah dan target pemecahannya secara SMART
  3. 3Menelusuri akar penyebab masalah, bukan hanya gejala permukaannya
  4. 4Menyusun rencana perbaikan yang realistis, terukur, dan sesuai prioritas (5W2H)
  5. 5Melaksanakan perbaikan dengan mengelola sumber daya, waktu, dan koordinasi tim
  6. 6Menilai efektivitas perbaikan dan menyusun rencana tindak lanjut

Bagi perusahaan

  • Masalah berulang dituntaskan sampai ke akar penyebabnya
  • Produktivitas dan pencapaian target kerja lebih terjaga
  • Rumusan masalah SMART dan rencana solusi 5W2H dari kasus nyata setiap peserta
  • Laporan implementasi dan laporan evaluasi perbaikan yang terdokumentasi
  • Budaya perbaikan berkelanjutan di level Planner, Foreman, dan Group Leader
Outline

Outline Training

2 hari, 08.30–16.00 WIB. 6 Chapter dan 5 workshop: dari identifikasi masalah hingga evaluasi hasil perbaikan.

Hari 1 · Identify & Analyze
08.30–10.00
Ch.1 · Problem Solving Overview Kualitas, konsep PDCA & improvement
10.15–12.00
Ch.2 · Problem Identification & Theme Rumusan masalah & target SMART + Workshop 1
13.00–15.00
Ch.3 · Root Cause Analysis Penyimpangan & akar penyebab + Workshop 2
15.15–16.00
Workshop Lanjutan Pendalaman kasus nyata peserta
Output

Rumusan masalah yang SMART dan akar penyebab masalah yang ditemukan.

Hari 2 · Solve & Evaluate
08.30–10.00
Ch.4 · Solving Planning Rencana penyelesaian 5W2H + Workshop 3
10.15–12.00
Ch.5 · Solving Implementation Laporan implementasi perbaikan + Workshop 4
13.00–15.00
Ch.6 · Solving Evaluation Evaluasi & rencana tindak lanjut + Workshop 5
15.15–16.00
Workshop Lanjutan Pendalaman kasus nyata peserta
Output

Rencana solusi (5W2H), laporan implementasi, serta laporan evaluasi dan rencana tindak lanjut.

Istirahat setiap hari pukul 10.00–10.15, 12.00–13.00, dan 15.00–15.15.

Target Peserta

Target peserta

Ditujukan bagi Supervisor, Foreman, Group Leader, dan Staff di industri manufaktur.

Supervisor

Perencana yang mengawal rencana kerja dan perlu cepat merespons deviasi terhadap standar dan target.

01

Foreman & Group Leader

Pimpinan lini yang setiap hari memimpin tim dan menghadapi masalah langsung di lantai produksi.

02

Staff

Staf yang menjadi penggerak improvement dan penghubung koordinasi antarfungsi.

03
Output Peserta
5

output kerja dari kasus nyata

Rumusan masalah SMART, akar penyebab, rencana solusi, laporan implementasi, dan laporan evaluasi.

Cocok juga sebagai kick-off program continuous improvement di perusahaan.

Target peserta adalah saran level jabatan. Peserta dengan level jabatan berbeda tetap dimungkinkan, mengingat judul jabatan di setiap perusahaan berbeda.

Metode Training

Metode training

Competency Based Training (CBT) dengan prinsip pembelajaran orang dewasa, coaching approach, dan active learning.

01

Learn

Konsep dan metode setiap chapter, didukung studi kasus manufaktur yang relevan.

02

Discuss

Diskusi kelompok atas masalah nyata dari area kerja dan berbagi pengalaman peserta.

03

Practice

Lima workshop terbimbing, dari rumusan masalah SMART hingga laporan evaluasi.

04

Apply

Hasil workshop menjadi rencana perbaikan dan tindak lanjut di area kerja masing-masing.

Yang peserta jalani selama 2 hari:

6 Chapter Dari overview hingga evaluasi
5 Workshop Praktik terbimbing trainer
Workshop lanjutan Pendalaman kasus setiap sore
Kasus nyata Masalah dari area kerja peserta
Coaching approach Trainer mendampingi setiap peserta
5 Output kerja Dari rumusan SMART hingga evaluasi
Tentang Q.One Consulting

Mengapa memilih Q.One Consulting?

Mitra training dan konsultasi MSDM yang konsisten membangun sistem SDM perusahaan sejak 2010.

Sejak 2010 fokus pada layanan Training dan HR Consulting
Lebih dari 55+ perusahaan telah menggelar in-house training bersama Q.One
1

Materi detail dan praktis

Materi dibahas secara detail dan didukung simulasi praktik, sehingga proses belajar lebih menarik dan nyaman bagi peserta.

2

Tersusun sistematis

Materi disusun secara sistematis oleh tim trainer Q.One Consulting, sehingga mudah dipahami dan diterapkan peserta.

3

Berpengalaman sejak 2010

Q.One Consulting berdiri sejak November 2010 dan konsisten fokus pada layanan Training dan HR Consulting.

4

Trainer praktisi industri

Trainer kami adalah praktisi HR dan industri yang berpengalaman di bidang problem solving dan continuous improvement.

5

Dipercaya lebih dari 55 perusahaan

Q.One Consulting telah dipercaya menyelenggarakan in-house training di lebih dari 55 perusahaan di Indonesia.

Fasilitas Peserta

Fasilitas untuk peserta

Setiap peserta in-house training mendapatkan:

Contoh sertifikat pelatihan Q.One Consulting

Sertifikat pelatihan

Sertifikat dari Q.One Consulting untuk setiap peserta.

Contoh tampilan; data peserta disamarkan.

Handout materi

Dalam bentuk softfile dan hardfile.

Polo shirt eksklusif

Polo shirt eksklusif

Berlogo Q.One Consulting, untuk setiap peserta.

Goodie bag

Goodie bag

Tas eksklusif Q.One Consulting.

Laporan training

Laporan pelaksanaan training untuk perusahaan.

Profil Trainer

Profil trainer

20+ tahunsebagai trainer profesional
500+perusahaan, 500.000+ peserta
Dr. Sugiyono Tarmudi, ST., MM

Dr. Sugiyono Tarmudi, ST., MM

Productivity & Quality Management System Expert

Dr. Sugiyono Tarmudi adalah trainer dan konsultan profesional di bidang Human Resources Development, manufaktur, pendidikan, engineering, quality control, quality assurance, procurement & purchasing, production planning & inventory control (PPIC), serta maintenance management.

Beliau menapaki karier manufaktur di bidang produksi, quality, dan plant management, antara lain sebagai Plant Manager (MT-Prod-QC/QA) di PT WSMU dan Production Manager di PT NSPI, dengan keahlian Productivity & Quality Management serta Lean Manufacturing.

Selama 20+ tahun sebagai trainer, beliau telah membawakan 200+ tema training, termasuk Practical Problem Solving & Decision Making, kepada 500.000+ peserta dari 500+ perusahaan.

Baca selengkapnya
Sejak 2015memfasilitasi training dan workshop korporat
Doktor MSDMdan dosen di universitas swasta di Bekasi
Dr. Didin S. Winata, S.T., M.T., M.M.

Dr. Didin S. Winata, S.T., M.T., M.M.

Corporate Trainer, Motivational Speaker & Dosen

Dr. Didin S. Winata adalah corporate trainer, motivational speaker, dosen, dan praktisi pengembangan human capital. Keahliannya meliputi leadership development, komunikasi efektif, transformasi mindset, kecerdasan emosional, positive self-talk, Neuro-Linguistic Programming (NLP), Emotional Quality Management (EQM), dan personal empowerment.

Berpengalaman di bidang corporate learning and development sejak 2015, beliau telah memfasilitasi training, seminar, dan executive workshop bagi para profesional dari beragam industri. Pendekatannya memadukan pengalaman bisnis praktis dengan metodologi berbasis psikologi untuk memperkuat kepemimpinan, ketahanan emosional, komunikasi, dan kinerja di tempat kerja.

Beliau menempuh pendidikan Teknologi Industri Tekstil, Teknik Industri, Manajemen, hingga Doktor Manajemen SDM, dan mengajar di universitas swasta terkemuka di Bekasi. Keahliannya diperluas melalui pengembangan profesional di Jepang dan Kanada, dengan gaya fasilitasi yang menarik, praktis, dan transformatif.

Baca selengkapnya
13 tahunpraktisi HR di perusahaan PMA Jepang
FounderQ.One Consulting, sejak 2010
Dr. Slamet Ardyanto, ST., SE., MM.

Dr. Slamet Ardyanto, ST., SE., MM.

Organization Development & People Development Expert

Dr. Slamet Ardyanto adalah trainer, praktisi, dan konsultan Manajemen Sumber Daya Manusia yang berfokus pada pengembangan organisasi dan pengembangan SDM. Practical Problem Solving dan Strategic Thinking for Problem Solving termasuk topik pelatihan yang beliau bawakan, di samping program kepemimpinan dari level shopfloor hingga manager.

Pengalaman 13 tahun di perusahaan PMA Jepang ternama di Indonesia, seperti Sanyo Compressor Indonesia, Yamaha Motor Group, dan Unicharm Indonesia, membentuk pemahaman mendalam tentang praktik MSDM di lingkungan industri berkinerja tinggi.

Beliau adalah pendiri Q.One Consulting (sejak November 2010), Direktur LSP MSDM Prima Indonesia, dan penulis buku "High Impact Leadership" (2016), serta memegang sertifikasi National Certified Trainer (BNSP), Certified Professional Coach (CPC), dan Certified Behavior Analyst (CBA).

Baca selengkapnya
Permintaan Penawaran

Siap menuntaskan masalah sampai ke akarnya?

Isi form permintaan penawaran untuk menjadwalkan In-House Training Practical Problem Solving in the Manufacturing Industry di perusahaan Anda.

2 hari workshop 6 chapter 5 workshop

Q.One Consulting · Training & HR Consulting sejak 2010 · 55+ perusahaan klien

Scan untuk mengisi form

atau tanya dulu tim kami
Chat via WhatsAppTanya jadwal, harga, atau jumlah peserta