Coaching and Counseling for Work Performance and Competency Performance
Salah satu peran penting seorang pimpinan adalah bagaimana melakukan coaching dan counseling kepada timnya dalam rangka terpenuhinya kompetensi sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Tetapi masih ditemukan kondisi dimana banyak pimpinan organisasi yang belum kompeten dalam :
- Belum kompeten meningkatkan kinerja dan kompetensi tim menggunakan pendekatan coaching.
- Belum mampu membedakan antara coaching, mentoring, counseling, dan training dalam rangka meningkatkan kinerja dan kompetensi
- Pimpinan belum memahami konsep manajemen kinerja pada organisasi
- Belum kompeten menyusun manajemen kinerja organisasi secara efektif
- Belum kompeten melakukan evaluasi hasil kerja dan evaluasi kompetensi secara efektif
- Belum kompeten melakukan pengembangan kompetensi secara terukur
Manfaat program training, agar peserta :
- Memiliki pengetahuan yang dibutuhkan untuk menyusun manajemen kinerja pada organisasi
- Memiliki pengetahuan coaching, mentoring, counseling, dan training dalam rangka meningkatkan kinerja dan kompetensi
- Memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja dalam rangka meningkatkan kinerja dan komoetensi dengan pendekatan coaching
Chapter 1: Understanding Performance and Competency Management (150 menit)
Konsep dasar manajemen kinerja (performance management)
- Konsep dasar manajemen kompetensi (competency management)
- Hubungan antara kinerja, kompetensi, dan hasil bisnis
- Kesalahan umum dalam mengelola kinerja di organisasi manufaktur
- Praktik: Diskusi kasus manajemen kinerja di organisasi peserta
Chapter 2: Differentiating Coaching, Mentoring, Counseling, and Training (120 menit)
- Definisi dan karakteristik masing-masing metode
- Kapan menggunakan coaching, mentoring, counseling, dan training
- Perbandingan teknik dan hasil yang diharapkan
- Praktik: Simulasi membedakan kasus nyata (case-based discussion)
Chapter 3: Coaching Fundamental for Leaders (150 menit)
- Definisi coaching untuk meningkatkan kinerja dan kompetensi
- Peran pemimpin sebagai coach di tempat kerja
- Prinsip-prinsip dasar coaching (Listening, Questioning, Goal Setting)
- Model coaching sederhana (contoh: GROW model)
- Praktik: Simulasi sesi coaching 1-on-1 (roleplay)
Chapter 4: Setting, Monitoring, and Evaluating Work Performance and Competency (150 menit)
- Menyusun KPI, KRA, dan kompetensi kerja
- Teknik menetapkan goal yang SMART
- Monitoring proses kerja dan hasil kompetensi
- Teknik evaluasi kerja berbasis fakta, bukan opini
- Praktik: Menyusun mini manajemen kinerja (goal setting + monitoring + review)
Chapter 5: Coaching for Competency Development (270 menit)
- Mengidentifikasi gap kompetensi dalam tim
- Menyusun Individual Development Plan (IDP) berbasis coaching
- Teknik coaching untuk mengembangkan kompetensi teknikal dan soft skills
- Simulasi coaching pengembangan kompetensi
- Final Project: Simulasi lengkap coaching sesi pengembangan + feedback
- Supervisor
- Assistant Manager
- Manager
- Kandidat Supervisor
- Assistant Manager
- Manager
- Sertifikat kepesertaan dari Q.One Consulting
- Soft file materi dan simulasi
- Polo Shirt Q.One Consulting
- Goodie Bag
Praktisi dan Akademisi di bidang pengembangan SDM dan telah tersertifikasi trainer dari BNSP (Certified Coach).
